Buat kamu yang diem-diem masih pengen liat orang tua bangga — walau ada luka di antara kalian yang belum sempat sembuh.
Islam nggak pernah minta kamu berpura-pura semua baik-baik saja. Berbakti dan merasa terluka bisa ada di tempat yang sama — dua-duanya boleh jujur, tanpa harus saling menghapus. Yang sering hilang bukan rasa sayang kamu ke orang tua, tapi izin buat ngakuin bahwa kamu juga pernah tersakiti oleh mereka.
Kalau satu aja kerasa familiar — kamu nggak lagi sendirian mikirin ini.
Satu malam, ngobrol jujur soal rumah yang pernah jadi tempat paling sakit — sekaligus tempat yang paling pengen kamu buat bangga.
Memahami kenapa rasa kecewa ke orang tua nggak otomatis bikin kamu durhaka — selama hati kamu tetap berusaha berbuat baik.
Ngobrolin gimana pola dari rumah — tanpa kamu sadari — ikut kebawa ke keputusan besar kamu sekarang, termasuk soal menikah.
Langkah konkret buat mulai berdamai sama orang tua — tanpa harus menyangkal luka, dan tanpa harus menunggu mereka minta maaf duluan.
Hari & Tanggal
📅 Selasa, 29 September 2026
Pukul 19.40 WIB – Selesai
🔴 Live Streaming YouTube Private & Zoom Meeting
"Baru sadar, ternyata boleh ya masih sayang orang tua walau masih ada rasa kecewa yang belum selesai. Selama ini kayak dipaksa milih salah satu."
"Ngena banget buat aku yang masih diem-diem berharap direstuin sepenuh hati. Semoga Ustadz Hanan sehat selalu, ditunggu episode berikutnya."
"...dan ucapkanlah, 'Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidikku waktu kecil.'" — doa ini tetap boleh kamu ucapkan, bahkan di tengah luka yang belum sepenuhnya sembuh.